Terdapat seorang pemuda yang kerjanya menggali kubur dan mencuri kain kafan untuk dijual.
Pada suatu hari, pemuda tersebut berjumpa dengan ahli ibadah untuk menyatakan penyesalannya dan keinginannya untuk bertobat kepada Allah Swt.
Dia berkata, "Sepanjang aku menggali kubur untuk mencuri kain kafan, aku telah melihat tujuh perkara ganjil yang menimpa mayat2 tersebut. Lantaran aku merasa sangat infas atas perbuatanku yang sangat keji itu dan aku ingin sekali bertobat."
Minggu, 23 Juni 2013
Sabtu, 22 Juni 2013
Siapakah orang paling jelek di dunia Ini
Assalamualaikum wr wb?
SIMAK CERITA INI.
Cerita ini SINGKAT tapi Penting untuk kita baca.
Langsung Saja
Ada suatu kisah seorang santri yang menuntut ilmu pada seorang kyai.
Bertahun-tahun telah ia lewati hingga pada suatu ujian terakhir. Ia menghadap kyai untuk ujian tersebut.
>Kyai : "Hai Fulan, kau telah menempuh semua tahapan belajar dan tinggal satu ujian, kalau kamu dapat menjawab, berarti kamu lulus."
>jawab anak itu ; "Baik pak kyai, apa pertanyaan/ujiannya?"
>kyai : "Kamu cari orang atau makhluk yang lebih jelek dari pada kamu, kamu aku beri waktu tiga hari."
SIMAK CERITA INI.
Cerita ini SINGKAT tapi Penting untuk kita baca.
Langsung Saja
Ada suatu kisah seorang santri yang menuntut ilmu pada seorang kyai.
Bertahun-tahun telah ia lewati hingga pada suatu ujian terakhir. Ia menghadap kyai untuk ujian tersebut.
>Kyai : "Hai Fulan, kau telah menempuh semua tahapan belajar dan tinggal satu ujian, kalau kamu dapat menjawab, berarti kamu lulus."
>jawab anak itu ; "Baik pak kyai, apa pertanyaan/ujiannya?"
>kyai : "Kamu cari orang atau makhluk yang lebih jelek dari pada kamu, kamu aku beri waktu tiga hari."
Pertanyaan Terbesar Tahun 2013
Pertanyaan terbesar jaman ini adalah " Apakah Tuhan kita Allah SWT?" sedangkan keseharian kita melakukan sesuatu jauh dari itu.
Kita bekerja saja tidak "Dengan nama Allah" tapi " Dengan nama Gaji".
Sekolah mencari ilmu tidak " Dengan Nama Allah", melainkan "Dengan Nama Gelar".
Mendidik anak tidak "Dengan nama Allah" melaikan "Dengan nama Kebangaan"
Omongan, acuan dan pembicaraan yang menjadi patokan hidup menjadi "Apa kata Dunia" sudah jauh di fikiran dan hati " Apa kata Allah SWT"
Kita bekerja saja tidak "Dengan nama Allah" tapi " Dengan nama Gaji".
Sekolah mencari ilmu tidak " Dengan Nama Allah", melainkan "Dengan Nama Gelar".
Mendidik anak tidak "Dengan nama Allah" melaikan "Dengan nama Kebangaan"
Omongan, acuan dan pembicaraan yang menjadi patokan hidup menjadi "Apa kata Dunia" sudah jauh di fikiran dan hati " Apa kata Allah SWT"
Langganan:
Postingan (Atom)


